Ingat Hal ini saat Politik memecah persahabatan kita

Politik memecah persahabatan kita

Saat Politik memecah persahabatan kita, ya itulah kata yang pas untuk saat ini

Pemilihan Presiden sudah di depan mata, semua strategi politik sudah diluncurkan dan menimbulkan efek negatif maupun positif, seperti efek negatifnya yaitu bisa memecah persahabatan kita yang sudah lama kita jalani.

Saat diinformasikan Negara kita indonesia akan menghadapi pesta Demokrasi yaitu pemilihan presiden pada tahun depan, Beragam tanggapan sudah banyak terjadi dikalangan netizen, seperti pemilihan pasangan calon, partai pengusung dan trik kampanye yang akan dilakukan untuk memenangkan pemilihan presiden ini.

Dari pemilihan pasangan calon saja sudah mulai menganggu persahabatan kita dengan sahabat yang selalu menemani kita, contohnya ketika Prof. Mahfud MD tidak jadi dipilih untuk mendampingi Jokowi sebagai wakil Presiden, banyak pihak yang mendukung Prof. Mahfud MD kala itu, tapi tidak sedikit juga yang justru menjatuhkan, hal ini berdampak kepada kehidupan kita sehari hari yang mengikuti perkembangan politik, kenapa tidak, sahabat kita yang selama ini bergurau bersama kita tanpa unsur politik justru ikut ikutan terpancing dalam menanggapi berita itu, menganggu bukan ?

Baca : INILAH PENJELASAN MAHFUD MD TERKAIT TIDAK JADI NYA DIPILIH JADI WAPRES 2019

Itu baru satu penyebabnya, masih ada lagi.

Dipilihnya Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden untuk mendampingi Jokowi  pada pemilihan presiden tahun depan, banyak pihak yang mendukung keputusan tersebut tapi tidak sedikit pula yang mencemooh, bahkan sampai sampai menghubungkan soal agama dalam hal ini.

Dan yang lagi viral akhir akhir ini yaitu Ratna Sarumpaet yang merupakan seorang aktifis sosial mengaku kalau dirinya habis dipukulin oleh beberapa orang menyebabkan lebam di wajahnya. kita tahu Ratna Sarumpaet merupakan salah satu pendukung pasangan calon Presiden nomor 2 yaitu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, berita ini sudah diklarifikasi dan Ratna Sarumpaet juga sudah meminta maaf terhadap berita yang ia lontarkan, kabar terakhir sudah ditangani oleh pihak yang berwajib.

Baca : Hoaks Ratna Sarumpaet menimbulkan konflik Horisontal

Soal suara pemilih tidak bisa dipaksakan termasuk kepada sahabat kita sendiri, kita tidak bisa memaksa untuk memilih pasangan urut 1 atau pasangan nomor 2, karena itu merupakan hak dari mereka.

Dalam hal ini Admin berpesan kepada para pembaca artikel ini agar pesta demokrasi ini tidak memecah persahabatan, mari kita rayakan Pesta Demokrasi ini dengan bersih, jangan saling menyudutkan, jangan saling merendahkan, dan jangan sampai persahabatan menjadi permusuhan,

Berikut ini hal yang harus kita ingat ketika politik sudah mulai memecah persahabatan kita;

  1. Jauh sebelum Pesta demokrasi ini sahabat kita merupakan orang yang penting dalam hidup kita, INGAT ITU
  2. Sahabat adalah orang pertama setelah keluarga yang ada disamping kita ketika kita ada dalam masalah, INGAT ITU
  3. Sahabat susah dicari, musuh dicari, INGAT ITU
  4. Untuk anda dan sahabat anda yang hobi naik gunung, ayo naik gunung bareng, lupakan hal yang memecah persahabatan anda
  5. Untuk anda dan sahabat anda yang hobi memancing, ayo mancing bareng, lupakan hal yang memecah persahabatan anda
  6. Untuk anda dan sahabat anda yang hobi ngoding, ayo ngoding bareng, lupakan hal yang memecah persahabatan anda

“The strong bond of friendship is not always a balanced equation; friendship is not always about giving and taking in equal shares. Instead, friendship is grounded in a feeling that you know exactly who will be there for you when you need something, no matter what or when.”-Simon Sinek

Postingan ini tidak ingin menyudutkan pihak manapun, ini merupakan pengalaman yang admin alami saat ini.

Kirimkan berita ini ke sahabatmu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *