5 alasan kenapa jelang pilpres Banyak yang blusukan

Inilah alasan, kenapa jelang pilpres Banyak yang blusukan

Bagi anda yang mengikuti dunia perpolitikan indonesia sejak pilkada DKI tahun 2012, dimana pada waktu itu salah satu calon yakni Joko Widodo atau yang biasa kita kenal Jokowi maju sebagai salah satu calon gubernur pada waktu itu melakukan salah satu strategi kampanye dengan cara baru, yakni ‘blusukan’.

Blusukan bisa diartikan sebagai kegiatan salah satu calon kepala daerah atau kepala negara yang turun ke lapangan dan bertemu masyarakat umum, entah itu di pasar, kampung – kampung kecil, area pedesaan atau mengunjungi tempat – tempat lainnya.

Blusukan pada waktu itu bisa dibilang efektif karena masyarakat jadi lebih mengenal calon pemimpinnya lebih dekat dengan berinteraksi langsung, hal ini berbeda dengan cara berkampanye konvensional pada umumnya dengan mengadakan panggung dan melakukan orasi di gedung atau tempat terbuka untuk menyuarakan janji kampanye atau menyampaikan hal berkaitan dengan program yang diusungnya.

Selain dilakukan saat kampanye blusukan juga dilakukan ketika seorang telah terpilih dan menjabat sebagai kepala daerah atau kepala negara agar tetap dekat dengan masyarakat, hal ini bisa kita lihat ketika pak jokowi terpilih menjadi gubernur bahkan sekarang terpilih menjadi presiden, kegiatan ini tetap dilakukan oleh beliau secara konsisten.

Bak trendsetter di dunia fashion, blusukan juga kini telah dianut dan dilakukan oleh orang selain jokowi, banyak pemimpin atau calon pemimpin (baik eksekutif, kepala daerah, legislatif) melakukan hal ini. Tujuannya sama meskipun gaya blusukannya berbeda – beda tiap orangnya, kegiatan ini makin marak apabila menjelang tahun – tahun politik seperti saat kampanye pilkada atau pilpres.

Berhubung pada waktu dekat ini tahun politik terjadi di 2019, maka kegiatan ini dapat kita jumpai lebih sering dan berkaca dari pemilihan presiden lalu, kegiatan ini juga sering dilakukan oleh calon pemimpin (dalam hal ini capres – cawapres), sebenarnya apakah alasan dari banyaknya kegiatan ini, kami merangkumnya dalam beberapa poin berikut.

  1. Strategi Komunikasi Politik Paling Baik

Sesuai dengan pembahasan pada bagian awal, blusukan adalah cara komunikasi politik paling baik. Bisa dibilang ini adalah cara paling tinggi dalam piramida komunikasi politik karena dengan blusukan dan bertatap muka langsung dengan rakyat, dapat membuat komunikasi politik dalam hal ini menyampaikan janji kampanye lebih efektif. Banyak blusukan pada saat pilpres dapat memberi dampak psikologis luas pada masyarakat di titik – titik tempat diadakannya blusukan, sehingga tingkat kepercayaan dan acceptability calon pemimpin lebih tinggi.

  1. Lebih Efektif dari Hanya Kampanye Lewat Medsos

Media sosial memang salah satu sarana mengampanyekan program kerja atau mengkritisi program kerja yang lain, sifatnya juga many to many dimana isu yang diberikan dari kelompok tertentu ke kelompok yang lain, namun ini hanya sifatnya di permukaan dan kadang tidak bisa langsung diterima atau didengar oleh yang menyampaikan (misalnya anda mengeluh tentang macet Jakarta di media sosial, belum tentu besok Jakarta tidak macet). Dengan banyaknya blusukan menjelang pilpres, informasi dari masyarakat dan janji kampanye dari capres bisa tersampaikan secara efektif dan mudah diingat karena ada interaksi yang muncul di antara dua pihak tadi.

  1. Agar Mudah Diterima Di Masyarakat

Secara sederhananya banyak blusukan, banyak orang tahu, banyak interaksi, jadi banyak yang memilih seseorang menjadi kepala negara/presiden. Sesuai dengan budaya kita di Indonesia kalau ramah terhadap sesama dengan seringnya bertemu dan berkumpul maka orang itu akan mudah diterima di masyarakat. Hal ini senada jika banyak yang blusukan menjelang pilpres, baik itu capres, cawapres, timses dari masing – masing kubu akan memudahkan mereka diterima di masyarakat dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap calon presidennya.

  1. Banyak Blusukan, Aspirasi Terdengar

Dengan adanya blusukan, bukan hanya interaksi biasa saja yang terjadi (misal berdialog, membeli barang dagangan warga, berswafoto). Blusukan dapat membuat masyarakat lebih berani dalam beraspirasi karena dapat didengar langsung oleh calon pemimpin mereka (capres), tanpa adanya canggung atau takut dipengaruhi oleh pihak – pihak tertentu. Aspirasi yang terdengar dari blusukan ini bisa dipahami oleh calon presiden yang mendengar dan bisa saja menjadi salah satu data / fakta yang dibuat untuk berkampanye di tempat lain. Misalnya di daerah A mendengar aspirasi tentang pertumbuhan ekonomi yang baik, maka fakta ini bisa disampaikan pada media sosial atau pada media massa agar tahu hasil kinerja pemerintah selama ini.

  1. Banyak Blusukan, Realisasi Bisa Lebih Cepat

Banyak blusukan menjelang pilpres dengan mendengar aspirasi dan juga keluhan di masyarakat bisa membuat apa yang dikeluhkan bisa lebih cepat direalisasikan. Banyak blusukan aspirasi jadi lebih jelas terdengar sehingga jika terpilih menjadi presiden kedepannya apa yang didengar dulu waktu kampanye dan blusukan bisa lebih diprioritaskan untuk direalisasikan.

Contoh sederhana adalah pada waktu kampanye pemilihan gubernur 2012, ketika jokowi blusukan di daerah langganan banjir & mendengar keluhan banjir dari masyarakat, maka program menormalisasi sungai penyebab banjir beberapa bulan kemudian digalakkan dan memberi dampak cukup untuk mengatasi banjir yang terjadi di Jakarta di beberapa titik, tentu hal seperti ini tidak bisa instan, namun banyak blusukan memberi efek yang signifikan untuk realisasi program kerja atau janji kampanye untuk pilpres nantinya.

Sebenarnya ada beberapa poin lain yang memberi alasan banyaknya blusukan menjelang pilpres. Namun dari semua itu sebenarnya ini kembali ke tujuannya yaitu salah strategi politik menjelang pilpres agar kelak dapat terpilih menjadi presiden dan merealisasikan janji kampanye atau program yang disampaikan waktu kampanye, semoga tulisan ini memberi informasi dan bermanfaat bagi anda mengenai perpolitikan di negeri kita tercinta ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *